Kelurahan Bandarharjo, Semarang Utara Kota Semarang (26 Juli 2025) - Kelurahan Bandarharjo menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro Tahun 2025 oleh Kelompok 5 KKN-T 143. Mengusung tema besar “Pemberdayaan Keluarga Sejahtera dan Berdaya,” mahasiswa KKN melaksanakan serangkaian program edukatif di RW 07 dan RW 08 yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan, kesehatan, dan kesadaran hukum masyarakat, khususnya pada tingkat keluarga.
Program-program ini mencakup berbagai aspek kehidupan keluarga. Dari sisi psikologis, Arimbi Khoirinisa dan Sajida Nurzafira Abdurahim (Fakultas Psikologi) menyelenggarakan sosialisasi Bahasa Cinta dan Regulasi Emosi yang menyasar remaja, ibu rumah tangga, dan anak-anak sekolah dasar. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran emosional serta membangun relasi yang sehat di dalam keluarga dan lingkungan sosial.
Pada aspek hukum dan perlindungan diri, Anjelica Indira Surbakti (Fakultas Hukum) menyampaikan edukasi tentang pentingnya consent dalam hubungan remaja, sebagai bentuk perlindungan terhadap risiko kekerasan atau pelecehan seksual. Di sisi lain, I Gede Gohan Adiputra (FISIP) mengenalkan program SELARAS (Semangat Lawan Resiko Ancaman Siber) yang membekali remaja dengan pengetahuan literasi digital dan kewaspadaan terhadap kejahatan siber, seperti penipuan online dan pencurian data pribadi.
Pemberdayaan ekonomi keluarga juga menjadi fokus, melalui program “Si Koin Cerdas” yang dibawakan oleh Najmi Fadhil Al Bireuni (FEB). Program ini ditujukan kepada siswa SDN 02 Bandarharjo untuk menanamkan kebiasaan menabung sejak dini sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi ketidakpastian ekonomi.
Di bidang kesehatan, Angelica Celine Santoso (Fakultas Hukum) melaksanakan penyuluhan bertajuk “Masyarakat Sehat, Posyandu Hebat!” yang menguatkan pemahaman kader Posyandu terhadap hak atas pelayanan kesehatan yang diatur dalam UU No. 17 Tahun 2023 serta tugas kader berdasarkan Permendagri No. 13 Tahun 2024. Kegiatan ini disusul oleh penyuluhan mengenai Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer) yang disampaikan oleh Nurhadi Rosyid (FISIP), untuk memperkenalkan konsep Posyandu yang lebih terintegrasi dan mencakup seluruh siklus hidup keluarga.
Tak ketinggalan, Fadila Hasna Salma (FPIK) menyelenggarakan edukasi gizi bertajuk “Asupan Bergizi dengan Protein Ikan” di SDN 02 Bandarharjo sebagai upaya mendukung ketahanan pangan keluarga dan mencegah stunting melalui konsumsi ikan lokal.Seluruh rangkaian kegiatan KKN ini disambut dengan antusias oleh masyarakat, terutama kader Posyandu, remaja, dan anak-anak. Kegiatan berlangsung secara interaktif dan partisipatif, mencerminkan tingginya semangat belajar dan keterbukaan masyarakat terhadap program-program pemberdayaan.